Pengelolaan data melalui Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) di perguruan tinggi memiliki kerentanan terhadap ancaman keamanan dan kegagalan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memitigasi risiko pada pengelolaan data akademik di Fakultas Ilmu Komputer Universitas XYZ menggunakan standar keamanan ISO 31000:2018. Masalah utama yang diteliti mencakup ancaman akses ilegal, penipuan (phishing), kelalaian pengguna, kesalahan fungsionalitas, hingga gangguan peladen (server down). Metode yang digunakan adalah semi-kuantitatif melalui kuesioner kepada mahasiswa sebagai pengguna akhir guna memetakan frekuensi dan dampak risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 risiko utama yang dievaluasi, sebesar 20% (1 risiko) berada pada level Tinggi yaitu Bug/Error fungsionalitas sistem yang menuntut penanganan prioritas. Sementara itu, 80% (4 risiko) lainnya berada pada level Sedang. Sebagai solusi penyelesaian, dirumuskan strategi perlakuan risiko yang meliputi mitigasi teknis berupa audit sistem dan kebijakan wajib kata sandi kuat, pembagian risiko melalui penyewaan cloud hosting saat masa pengisian rencana studi, serta penerimaan risiko yang diimbangi dengan edukasi keamanan siber. Penerapan solusi ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan dan integritas layanan akademik secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026