Penelitian ini mengkaji penerapan materi sistem ekskresi dan alat indera manusia secara sederhana untuk pembelajaran MI/SD melalui alat peraga peta timbul 3D yang terintegrasi dengan konteks lingkungan sekitar. Masalah utama adalah abstraknya konsep ekskresi bagi siswa kelas VI–V dan perlunya media kontekstual yang dapat meningkatkan pemahaman serta literasi IPA. Solusi yang ditawarkan meliputi desain alat peraga 3D berbasis lingkungan sekitar dan kegiatan pembelajaran yang merangsang indera penglihatan serta pendengaran. Prosedur meliputi eksperimen pembelajaran dengan kelompok eksperimen dan kontrol, evaluasi formatif, serta observasi keterlibatan siswa. Hasil awal menunjukkan peningkatan pemahaman konsep ekskresi dan keterlibatan siswa, dengan implikasi praktis berupa bahan ajar murah, mudah direplikasi, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026