Sorgum (Shorgum bicolor L.) merupakan tanaman serealia potensial yang dapat dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif, pakan ternak, serta bahan baku industri karena memiliki kandungan nutrisi tinggi, toleran terhadap kekeringan, dan mampu tumbuh pada lahan marginal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum terhadap pemberian dried decanter solid (limbah padat kelapa sawit) dan POC bonggol pisang serta interaksi antara kombinasi perlakuan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Samudra. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, yakni dried decanter solid (D) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu D0 = 0 kg/plot (kontrol), D1 = 2 kg/plot, D2 = 4 kg/plot, dan D3 = 6 kg/plot, serta faktor POC bonggol pisang (P) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 = 80 ml/liter/plot, P2 = 120 ml/liter/plot, dan P3 = 160 ml/liter/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara dried decanter solid dan POC bonggol pisang berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Faktor tunggal pemberian dried decanter solid berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 dan 56 HST serta jumlah daun umur 14 HST, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya., hasil terbaik diperoleh pada perlakuan D0 = 0 kg/plot. Pemberian POC bonggol pisang berpengaruh sangat nyata terhadap berat 1000 biji kering, dan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 = 120 ml/liter/plot.
Copyrights © 2026