Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L.) TERHADAP Dried Decanter Solid (LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT) DAN POC BONGGOL PISANG Devi Syafitri; Syamsul Bahri; Ainul Mardiyah
Agrika Vol. 20 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v20i1.7646

Abstract

Sorgum (Shorgum bicolor L.) merupakan tanaman serealia potensial yang dapat dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif, pakan ternak, serta bahan baku industri karena memiliki kandungan nutrisi tinggi, toleran terhadap kekeringan, dan mampu tumbuh pada lahan marginal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum terhadap pemberian dried decanter solid (limbah padat kelapa sawit) dan POC bonggol pisang serta interaksi antara kombinasi perlakuan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Samudra. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, yakni dried decanter solid (D) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu D0 = 0 kg/plot (kontrol), D1 = 2 kg/plot, D2 = 4 kg/plot, dan D3 = 6 kg/plot, serta faktor POC bonggol pisang (P) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 = 80 ml/liter/plot, P2 = 120 ml/liter/plot, dan P3 = 160 ml/liter/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara dried decanter solid dan POC bonggol pisang berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Faktor tunggal pemberian dried decanter solid berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 dan 56 HST serta jumlah daun umur 14 HST, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya., hasil terbaik diperoleh pada perlakuan D0 = 0 kg/plot. Pemberian POC bonggol pisang berpengaruh sangat nyata terhadap berat 1000 biji kering, dan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 = 120 ml/liter/plot.
Inovasi TAPURALIN-K untuk Pemberdayaan Petani Kakao Berbasis Ekonomi Sirkular di Kabupaten Aceh Timur Adnan Achmad; Syamsul Bahri; Boy Riza Juanda; Yenny Amilda; Ainul Mardiyah; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ebtpsh29

Abstract

Limbah panen kakao berupa kulit buah, daun, dan ranting di perkebunan rakyat umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan masih sering dibakar atau ditumpuk, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi bahan organik tanah. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani kakao melalui penerapan inovasi Tabung Pupuk Ramah Lingkungan–Kakao (TAPURALIN-K) berbasis ekonomi sirkular sebagai solusi pengelolaan limbah panen berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Buket Bata, Kabupaten Aceh Timur, dengan melibatkan 50 petani menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, demonstrasi teknis, praktik mandiri, serta monitoring dan evaluasi. Hasil angket awal menunjukkan hanya 6% petani pernah mengolah limbah kakao, sementara praktik pembakaran masih dominan. Monitoring Oktober–November 2025 menunjukkan perubahan signifikan: 94% petani mempertahankan lubang TAPURALIN-K aktif, 72% rutin memasukkan limbah panen, dan 68% tidak lagi membakar limbah. Hasil ini menunjukkan perubahan perilaku awal petani serta keberlanjutan penerapan inovasi di tingkat petani. Inovasi ini terbukti sederhana, mudah diterapkan, dan berkontribusi terhadap perubahan perilaku, peningkatan kapasitas teknis, serta terbentuknya praktik pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular yang berpotensi direplikasi pada perkebunan rakyat di daerah lain.