Tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis) adalah komoditas sayuran yang banyak dikonsumsi. Ketergantungan pada pemakaian pupuk kimia dengan kenaikan harga pupuk menjadi penyebab turunnya produktivitas tanaman sawi. Pemakaian pupuk organik dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan hasil tanaman sawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) campuran daun kelor (Moringa oleifera) dan air kelapa (Cocos nucifera, L.) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal terdiri dari lima taraf konsentrasi POC yaitu K0 (kontrol), K1 (50%), K2 (60%), K3 (70%), dan K4 (80%) dengan empat ulangan. Analisa data menggunakan analisa of variance. Jika perlakuan menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan kontras orthogonal. Variabel pengamatan terdiri dari panjang tanaman, jumlah daun, luas daun dan hasil tanaman pada parameter luas daun, bobot segar, dan bobot kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC campuran kelor+air kelapa meningkatkan panjang tanaman sejak 14 HST dan berdampak nyata pada luas daun, berat segar, dan berat kering pada 28 HST. Konsentrasi POC daun kelor+air kelapa 70% dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan hasil sawi hijau. Perlakuan K3 (70%) adalah konsentrasi optimal dengan hasil agronomis tertinggi, dengan luas daun 664.88 cm2, berat segar 64.46 g, dan berat kering 9.20 g.
Copyrights © 2026