Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai anatomi organ reproduksi wanita dan kesehatan reproduksi dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan seperti infeksi saluran reproduksi, perilaku berisiko, dan rendahnya kesadaran menjaga personal hygiene. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang anatomi organ reproduksi wanita dan kesehatan reproduksi melalui penyuluhan di SMPN 7 Pariaman. Metode yang digunakan meliputi ceramah edukatif, diskusi interaktif, demonstrasi personal hygiene, serta pembagian leaflet kesehatan reproduksi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 40 remaja putri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan. Sebelum penyuluhan, kategori pengetahuan kurang sebesar 45,0%, sedangkan setelah penyuluhan kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 72,5%. Nilai rata-rata pre-test sebesar 58,3 meningkat menjadi 85,6 pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung melalui diskusi dan tanya jawab aktif. Penyuluhan kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan perilaku hidup sehat pada remaja.
Copyrights © 2026