Penelitian ini mengkaji tren, pola, dan kesenjangan penerapan model pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 berbasis 6C berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, karakter, dan kewarganegaraan pada kurikulum sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020, bersumber dari 40 artikel nasional dan internasional terbitan 2020–2026 melalui Google Scholar, DOAJ, Garuda, ERIC, dan Scopus. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, pengkodean, kategorisasi, sintesis tematik, dan interpretasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning, Project Based Learning, dan pembelajaran kooperatif merupakan model yang paling dominan dan terbukti efektif meningkatkan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta kolaborasi. Namun, aspek karakter dan kewarganegaraan masih kurang mendapat perhatian. Pembelajaran IPS juga mengalami pergeseran dari teacher-centered menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis teknologi. Penelitian ini berkontribusi dalam memetakan tren sekaligus menjadi dasar pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan holistik.
Copyrights © 2026