Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris menggunakan huruf Time News Roman ukuran 9, spasi 1 dan dengan Panjang teks antara 150-250 kata. Abstrak versi Bahasa Indonesia ditulis menggunakan Bahasa Indonesia baku dengan ejaan yang disempurnakan. Penulisan singkatan dan rumus matematika di dalam abstrak perlu dihindari. Abstrak memaparkan secara ringkas tentang masalah, tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Katolik St. Joseph Sarongsong pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya penggunaan model pembelajaran inovatif, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa kelas IV SD Katolik St. Joseph Sarongsong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar (post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 53,84% dengan nilai rata-rata 77,69. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, persentase ketuntasan meningkat menjadi 92,3% dengan nilai rata-rata 82,3. Selain itu, aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Katolik St. Joseph Sarongsong.
Copyrights © 2026