Pantai Maiq Anyir di Kelurahan Ijobalit sebagai destinasi wisata pantai menghadapi ancaman bencana abrasi. Minimnya studi terkait aspek kebencanaan di wilayah Pantai Maiq Anyir menjadi dasar studi ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis perubahan garis pantai secara spasial-temporal wilayah Pantai Maiq Anyir; 2) mengetahui dampak fisik dan lingkungan bencana abrasi Pantai Maiq Anyir; dan 3) mengetahui dampak sosial dan ekonomi bencana abrasi Pantai Maiq Anyir. Penelitian ini menggunakan gabungan metode penelitian geospasial dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG), wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis spasial-temporal citra time series tahun 2015, 2020, dan 2025 dilakukan menggunakan Google Earth Pro. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perubahan garis pantai selama 10 tahun terakhir rata-rata 3-5 meter per tahun, dengan total lahan hilang mencapai 5,97 hektar; 2) secara fisik dan lingkungan bencana abrasi menyebabkan rusaknya komoditas pertanian pohon kelapa, erosi tanah, kerusakan infrastruktur jalan dan fasilitas wisata; 3) dampak sosial-ekonomi bencana abrasi meliputi penurunan pendapatan nelayan dan pelaku UMKM, menurunnya kunjungan wisatawan hingga 50%, dan migrasi sementara penduduk karena kerentanan lingkungan. Sehingga upaya mitigasi bencana abrasi menjadi sangat penting dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampaknya.
Copyrights © 2026