Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026

Analisis Spasial-Temporal Perubahan Garis Pantai dan Dampak Bencana Abrasi di Pantai Maiq Anyir Ijo Balit

Rudi Susanto (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Indonesia)
Hasrul Hadi (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Indonesia)
Baiq Ahda Razula Apriyeni (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Indonesia)
Armin Subhani (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Pantai Maiq Anyir di Kelurahan Ijobalit sebagai destinasi wisata pantai menghadapi ancaman bencana abrasi. Minimnya studi terkait aspek kebencanaan di wilayah Pantai Maiq Anyir menjadi dasar studi ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis perubahan garis pantai secara spasial-temporal  wilayah Pantai Maiq Anyir; 2) mengetahui dampak fisik dan lingkungan bencana abrasi Pantai Maiq Anyir; dan 3) mengetahui dampak sosial dan ekonomi bencana abrasi Pantai Maiq Anyir. Penelitian ini menggunakan gabungan metode penelitian geospasial dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG), wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis spasial-temporal citra time series tahun 2015, 2020, dan 2025 dilakukan menggunakan Google Earth Pro. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perubahan garis pantai selama 10 tahun terakhir rata-rata 3-5 meter per tahun, dengan total lahan hilang mencapai 5,97 hektar; 2) secara fisik dan lingkungan bencana abrasi menyebabkan rusaknya komoditas pertanian pohon kelapa, erosi tanah, kerusakan infrastruktur jalan dan fasilitas wisata; 3) dampak sosial-ekonomi bencana abrasi meliputi penurunan pendapatan nelayan dan pelaku UMKM, menurunnya kunjungan wisatawan hingga 50%, dan migrasi sementara penduduk karena kerentanan lingkungan. Sehingga upaya mitigasi bencana abrasi menjadi sangat penting dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampaknya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

gdk

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan ...