Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026

Analisis Strategi Pengembangan Tata Ruang Wisata Kebun Stroberi sebagai Destinasi Edukasi Berbasis Lahan Hortikultura

Dewi Mutiara Alun (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)
Gerinda Puspa Sari (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)
Ervina Mairani Putri (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)
Dina Khairu Nisa (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)
Risda Fanadilla (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)
David Wicaksono (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)
Muhammad Ilyas Marzuqi (Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya 60231, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi tata ruang eksisting serta menyusun strategi pengembangan tata ruang kebun stroberi di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, sebagai destinasi wisata edukasi berbasis hortikultura. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi ketidakteraturan jalur sirkulasi, belum jelasnya pembagian zona, serta belum terintegrasinya fungsi edukasi dalam kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, kuesioner skala Likert, dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tata ruang eksisting masih belum optimal ditinjau dari aspek sirkulasi, zonasi, dan pemanfaatan ruang. Temuan observasi, wawancara, dan analisis spasial memperlihatkan masih terjadinya tumpang tindih antara jalur wisatawan dan jalur operasional petani, serta belum adanya batas yang jelas pada area pembibitan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun rekomendasi penataan ruang berbasis konsep keterbacaan ruang (spatial legibility) yang meliputi penguatan jalur sirkulasi, penegasan batas zona, pembagian kawasan berdasarkan fungsi, serta penyediaan fasilitas edukasi. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keteraturan ruang, kenyamanan pengunjung, dan mendukung pengembangan kawasan sebagai destinasi eduwisata berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

gdk

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan ...