Perkembangan media sosial yang pesat telah memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan berbagi informasi. Namun, penggunaan yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak negatif seperti ujaran kebencian, penyebaran hoaks, serta jejak digital negatif yang berdampak jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Tugujaya mengenai etika bermedia sosial dan pentingnya menjaga jejak digital positif. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui ceramah, diskusi, dan simulasi berpikir sebelum mengunggah konten. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 62% menjadi 96%. Selain itu, 92% peserta menyatakan komitmen untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi digital efektif dalam membentuk perilaku bermedia sosial yang positif dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026