Faktor sosial budaya seperti tradisi, kepercayaan, serta pengaruh keluarga dan lingkungan masyarakat dapat mempengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sungai Turak melalui peningkatan pengetahuan masyarakat serta dukungan keluarga dan lingkungan terhadap praktik menyusui. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil dan ibu menyusui, diskusi kelompok mengenai pentingnya ASI eksklusif, serta pelibatan keluarga dalam mendukung praktik menyusui. Kesimpulannya adalah pada kegiatan pengabdian ini menggunakan Program Komunitas ASI Sehat (KASIH) menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang dapat membantu mengurangi pengaruh mitos terkait pemberian makanan tambahan dini pada bayi serta menciptakan lingkungan yang lebih mendukung praktik pemberian ASI eksklusif.
Copyrights © 2026