Kesenjangan kinerja antara target dan realisasi operasional armada HD785-7 masih terjadi, menunjukkan bahwa upaya perbaikan yang telah dilakukan belum mampu mengurangi downtime dan permasalahan keandalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang menyebabkan rendahnya physical availability, tingginya frekuensi kerusakan, serta lamanya waktu perbaikan. Kerangka Risk-Based Availability (RBA) digunakan bersama analisis efektivitas peralatan untuk menilai tingkat kritikalitas komponen dan mengukur dampak operasional dari setiap kejadian kegagalan. Penelitian memanfaatkan data catatan perawatan, riwayat kerusakan, dan log operasional untuk menentukan tingkat risiko, mengidentifikasi komponen prioritas, serta merumuskan tindakan peningkatan berbasis bukti. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan strategi peningkatan keandalan yang terstruktur dan berkelanjutan, dengan penekanan pada pengambilan keputusan berbasis data. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka pemeliharaan yang lebih terarah untuk mendukung pencapaian kinerja operasional yang optimal sekaligus mengatasi keterbatasan keandalan dalam operasi alat berat.Kata Kunci: Komatsu dump truck HD785-7, Physical Availability, Metode RBA
Copyrights © 2026