Industri pertambangan batubara menghadapi tantangan fluktuasi harga global yang menuntut peningkatan efisiensi biaya operasional, khususnya melalui optimalisasi strategi pemeliharaan alat berat. Penelitian ini bertujuan merancang strategi pemeliharaan untuk memperpanjang usia pakai (extended lifetime) komponen utama (engine, hydraulic system, dan final drive) pada Excavator Komatsu PC1250-8R dari 18.000 menjadi 25.000 jam operasi. Pendekatan yang digunakan adalah Condition Based Maintenance (CBM) berbasis oil analysis dan Vehicle Health Monitoring System (VHMS), yang diintegrasikan dengan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mode kegagalan kritis pada sistem engine dipicu oleh keausan ring piston (RPN = 480), pada sistem hidrolik terkait degradasi komponen pendingin (RPN = 324), serta pada final drive akibat kontaminasi partikel abrasif (RPN = 288). Berdasarkan hasil penilaian risiko tersebut, dirancang program pemeliharaan prediktif dan preventif yang diproyeksikan mampu meningkatkan Physical Availability (PA) hingga 92%. Strategi ini dinilai layak untuk diimplementasikan dengan mempertimbangkan kesiapan kompetensi team pemeliharaan serta kemampuan penyediaan suku cadang yang diperlukan.Kata Kunci: Condition based maintenance, Extended lifetime, FMEA, Komatsu PC1250- 8R, Strategi pemeliharaan