Literasi keagamaan merupakan bagian penting dalam pendidikan karena berperan dalam membentuk karakter, meningkatkan pemahaman nilai-nilai keislaman, serta menumbuhkan budaya membaca peserta didik di sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi perpustakaan dan pelaksanaan literasi keagamaan di SMA Ma’arif NU Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah belum berfungsi optimal dalam mendukung literasi keagamaan. Ruang perpustakaan yang masih menyatu dengan kelas membuat fungsi perpustakaan sebagai pusat belajar belum berjalan maksimal. Selain itu, belum terdapat program literasi keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan sehingga kegiatan literasi belum terlaksana secara aktif. Budaya membaca siswa juga masih bersifat akademik karena membaca lebih didorong oleh kebutuhan pembelajaran daripada kesadaran mandiri. Keterbatasan fasilitas dan koleksi bacaan turut memengaruhi rendahnya pemanfaatan perpustakaan. Penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan fasilitas, penambahan bahan bacaan keagamaan, serta program literasi yang terencana untuk meningkatkan budaya literasi dan pemahaman keagamaan peserta didik.
Copyrights © 2026