Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena cancel culture danbagaimana hal tersebut diimplementasikan sebagai bentuk kontrol sosial di media sosial,serta untuk mengevaluasi bagaimana influencer Ibnu Wardani merespons fenomenacancel culture tersebut. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui apakah fenomenacancel culture ini dapat dianggap sebagai bentuk kesadaran kolektif virtual di media sosialTikTok. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode etnografi virtual. Metodeini menggunakan teknik observasi media sosial dan wawancara dengan partisipan untukmemahami dan menggali pengalaman, makna, dan nilai yang terkait dengan interaksi dimedia sosial. Penelitian ini dilaksanakan secara daring dengan melakukan wawancara dankepada 10 pengguna TikTok yang mengetahui akun Ibnu Wardani sebagai data primerdan observasi komentar pada akun Ibnu Wardani sebagai data sekunder. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa gerakan sosial baru menjadi pondasi terjadinya cancel culture atasterbentuknya kesadaran kolektif sosial di media sosial TikTok, yang mana dapat memilikidampak besar dalam mengubah sikap dan memobilisasi tindakan kolektif di kalanganpengguna platform ini.
Copyrights © 2025