cover
Contact Name
Heidy Arviani
Contact Email
heidy_arviani.ilkom@upnjatim.ac.id
Phone
+6287775009700
Journal Mail Official
voxpop@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Gedung Twin Tower B FISIBPOL (Lantai 3) Ruang Dosen Ilmu Komunikasi
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VoxPop Journal
ISSN : -     EISSN : 27237281     DOI : -
Core Subject :
VoxPop Editorial Team is inviting fellow students, especially in Communication Studies department to spread their own original ideas, criticisms and observations of social, communication, culture, and media phenomenon in the form of scientific articles. VoxPop Journal is an annual publication publishing original research in communication studies, media studies, and related fields. Scholars are invited to submit manuscripts addressing any area of communication and media studies, including, but not limited to: Media and Journalism Broadcasting Media Issue Audience Studies Visual Communication Intercultural Communication Communication Skills Communication Management Governmernt Communication Organizational & Business Communication Development Communication Health Communication
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP MENINGKATNYA MOTIVASI KERJA (Studi Kasus Ikatan Notaris Indonesia Cabang Sidoarjo) Devina Tri Amalia; Azka Salima Wijaya; Amanda Yunita Eka Putri; Naajah Cecilia D.M.A; Daffa Izuddin
VOXPOP Vol. 6 No. 2 (2025): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia kerja, komunikasi sangat diperlukan untuk membangun interaksi dan meningkatkan hubungan sesama karyawan. Salah satu komunikasi yang digunakan dalam dunia kerja adalah komunikasi organisasi. Komunikasi organisasi merupakan komunikasi yang dilakukan oleh komunikator untuk menyampaikan pesan kepada seorang komunikan dalam ruang lingkung organisasi yang berfungsi untuk mencapai tujuan yang sama. Peran komunikasi juga dapat meningkatkan motivasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah komunikasi organisasi dapat meningkatkan motivasi kerja seseorang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam dengan anggota INI (Ikatan Notaris Indonesia) cabang Sidoarjo dan juga literature review untuk mendukung penelitian penulis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwasannya (1) Komunikasi organisasi memiliki pengaruh terhadap motivasi kerja anggota Ikatan Notaris Indonesia dengan cara membangun komunikasi yang saling percaya satu sama lain dan menolong sesama saat dibutuhkan. Setiap anggota membutuhkan anggota lainnya dalam membagi permasalahan yang ada dalam dunia kerja. (2) Tetap terjadi hambatan yang terjadi dalam melakukan komunikasi sesama anggota antara lain persepsi yang berbeda, cara menangkap pesan, dan juga sudut pandang mengenai suatu masalah. Maka dalam ha lini, solusi yang dapat dilakukan adalah lebih dapat menerima pendapat orang lain meskipun jam kerja yang dimiliki berbeda. Maka hal yang dapat dilakukan sesama anggota adalah dengan membangun komunikasi secara dua arah sehingga setiap anggota tidak salah dalam mengartikan makna pesan.
BOY WITH LOVE (KOMUNIKASI PENCINTA FILM BOYS LOVE) Widya Azuraa
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan lesbian, gay, biseksual, transgender,atau LGBT tidak pernah habis dibahas, banyak penelitian yang sudah dilakukan. Artikel ini membahas bagaimana kaum LGBT, berkomunikasi melalui Komunitas film Boys Love. Film ini adalah produksi Thailand, sebab di Indonesia sendiri fenomena LGBT masih sangat kontroversi, baik sevara agama, etika, budaya hingga hukum.Arus tontonan tersebut sudah menjadi konsumsi kaum LGBT di Indonesia. Kehadiran Boyslove drama inilah yang menyatukan para penikmatnya di grup media sosial yang sulit dideteksi keberadaannya dan juga sebagian dari mereka menggunakan nama akun palsu. Melalui penelitian ini ditampilkan bagaimana pecinta boyslove drama berinteraksi dibelakang publik agar tidak ketahuan.dan merasa malu, hal ini penting karena Indonesia belum melegalkan segala kegiatan yang berbau LGBT. Selain itu, dalam penelitian ini ada beberapa istilah yang digunakan pecinta boyslove drama untuk menyebutkan karakter diri mereka : Seme, uke, fujoshi, dan fudanshi. Objek kajian ini adalah anggota grup Boyslove drama di Facebook dan WhatsApp. Artikel ini berdasarkan pengamatan dengan metode deskriptif kualitatif yang datanya diperoleh langsung dari grup pecinta film boys love di Facebook dan Whatsapp. Proses pengumpulan data melalui pengamatan di group Facebook dan Whatasspp, dimana peneliti menjadi anggotanya. Penelitian ini menyatakan, komunitas pencinta Film boyslove menjadi ajang para LGBT terutama lelaki dengan lelaki untuk bergaul, dan membuka diri. Film Boylove sendiri bukanlah film dengan rated xxx, film biasa berkisah tentang kisah cinta biasa, layaknya drama tapi bedanya karena tokoh utamanya antara lelaki dengan lelaki. Group juga melarang adanya postingan yang mengandung pornografi.
PROMOSI CITY BRANDING KOTA SURABAYA MELALUI AKUN INSTAGRAM @SURABAYA Shanti Ayu Amelia
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan kota yang memiliki nilai sejarah yang kuat sehingga sangat lekat dengan sebutan kota pahlawan. Sejarah Surabaya meninggalkan banyak bangunan bersejarah di berbagai sudut kota. Pemerintah Kota Surabaya menerapkan aturan untuk melindungi bangunan bersejarah dengan memosisikannya sebagai cagar budaya. Selain sejarahnya, Surabaya juga memiliki budaya yang kuat. Meski menganut kebudayaan jawa, karakter masyarakat Surabaya relatif berbeda dengan gaya jawa yang umumnya hierarkis. Meskipun sebuah kota sudah memiliki citra yang baik, harus tetap mempertahankan citra tersebut agar kota dapat bertahan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan strategi promosi city branding. Begitu pula kota Surabaya dengan “Sparkling Surabaya”.Dalam membangun sebuah city branding, dibutuhkan media untuk membangun branding masyarakat. Setiap media, baik media konvensional maupun media onlineharus memiliki karakter masing-masing. Salah satu media yang digunakan adalah media sosial. Salah satu media sosial yang digunakan Instagram, akun Instagram yang ini menyediakan informasi berhubungan dengan kota Surabaya adalah adalah @surabaya. Akun yang sudah aktif sejak 29 April 2015 ini bertugas untuk memperkenalkan potensi dan keragaman budaya Surabaya lebih jauh. Dengan adanya akun instagram ini, diharapkan masyarakat khususnya pengguna instagram dari dalam ataupun luar kota Surabaya lebih mengenal terhadap kota Surabaya dan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah aktivitas City Branding Kota Surabaya melalui akun @surabaya. Jenis pendekatan yang digunakan dalam hal ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dimana pendekatan deskriptif kualitatif dapat mengetahui aktivitas city branding kota Surabaya melalui akun @surabaya.
HATE SPEECH DI MEDIA SOSIAL: (Studi Kasus Hate Speech Melalui Social Experiment V-Log Youtube Gita Savitri Devi “The Hate You Give”) Ektyani Dinda P. H.
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena hate speech sering kali ditemui di media sosial. Adanya isu atau fenomena tersebut, Gita Savitri adalah youtuber dari Indonesia yang kerap kali membuat video eksperimen sosial terkait dengan isu tersebut. Guna untuk memberikan aware kepada pengguna media sosial akan adanya fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus yaitu melakukan wawancara dengan Gita Savitri Devi pemilik video eksperimen sosial “The Hate You Give” dan 6 orang yang telah berpartisipasi dalam video tersebut. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Hate Speech dalam media sosial melalui video eksperimen sosial “The Hate You Give” adalah bahwa penilaian subjek terhadap objek tidak sama dengan persepsi mereka sebelum dipertemukan dan ketika dipertemukan, begitu pula sebaliknya. Hate speech muncul ketika seseorang merasa lebih baik akan dirinya sendiri.
EFEKTIVITAS METODE PECS (PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM) PADA ANAK AUTIS: (Studi Desktiptif Kuantitatif Metode PECS dalam Komunikasi Non Verbal Anak Autis Di UPT PLA Malang) Zhakaria Firmansyah
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autis merupakan suatu penyakit yang dapat menyebabkan seseorang yang menderitanya mengalami gangguan pada perkembangan kerja otaknya secara normal dalam kemampuan sosialitasnya dan juga kemampuannya dalam berkomunikasi (baik verbal maupun nonverbal) dengan lawan bicaranya. Hambatan komunikasi tersebut terjadi pada anak autis. Autis merupakan gangguan perkembangan yang berat pada anak. Tuntutan agar anak autis terus dilatih bicara lancar tidak hanya muncul dari orang tua saja tapi datang juga dari para terapis dengan metode PECS. Penerapan metode PECS dalam penelitian ini akan mengembangkan kemampuan komunikasi pada anak dengan menggunakan alat bantu komunikasi berupa buku komunikasi dan kartu gambar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode PECS pada anak autis di UPT PLA Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan populasi penelitian anak autis yang ada di UPT PLA Malang yang berumur 4-10 tahun. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh atau sensus yang berjumlah 31 anak. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan uji t. signifikasi efektifitas metode PECS diperoleh setelah menghitung akhir uji t ( signifikasi 0,05). Hasil penelitian ini adalah Ho ditolak H1 diterima yang artinya ada perbedaan antara hasil pretes dengan posttes dan hasil posttest lebih besar daripada hasil pretest. Dengan kata lain metode PECS efektif digunakan untuk anak autis di UPT PLA Malang. Hal ini dituntujakkan dengan nilai thitung 15.7 yang lebih besar dari ttabel yaitu
ADAPTASI KOMUNIKASI BUDAYA MAHASISWA PAPUA DI SURABAYA Ririn Nur Hapsari
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana adaptasi budaya yang dialami oleh siswa dari Papua di kota Surabaya menggunakan teori Komunikasi Integratif oleh Kim Young Yun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan lima informan mahasiswa Papua di kota Surabaya. Informan adalah siswa yang sedang menjalani studi perguruan tinggi mulai dari tingkat awal hingga akhir di Surabaya. Data dianalisis melalui reduksi data, tampilan data, dan verifikasi / kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa Papua mengalami gegar budaya dalam proses adaptasi budaya yang terutama berasal dari perbedaan bahasa sehari-hari yang digunakan antara di Papua dan di Surabaya. Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa subjek dalam penelitian ini sebagian besar mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan Surabaya. Komunikasi pribadi, lama tinggal, penerimaan komunitas lokal, dan latar belakang pengalaman adaptasi adalah faktor penting yang membantu subjek beradaptasi dengan baik di lingkungan baru.
KOMUNIKASI VERBAL GUIDER DENGAN ANGGOTA KOMUNITAS INDOBARIAN SURABAYA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BEROLAHRAGA Amir Sanjaya
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus kepada komunikasi verbal guider dengan anggota komunitas indobarian Surabaya. Penelitian ini menjadi signifikan karena perbedaan pelatih dengan guider di komunitas indobarian Surabaya dikarenakan pelatih identik dengan memerintah, memberikan hukuman, memberikan arahan, cenderung hanya diam perbedaan guider di komunitas indobarian Surabaya memberikan arahan dan melakukan gerakan bersama anggota menjadikan pembeda di penelitian ini. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana komunikasi verbal guider dengan angota komunitas indobarian Surabaya dalam meningkatkan motivasi berolahraga. Tinjauan pustaka yang digunakan peneliti adalah komunikasi interpersonal, komunikasi verbal, teori motivasi, teori peranan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan indept interview kepada narasumber yang memiliki kredibilitas dan kapibilitas di komunitas indobarian Surabaya. Berdasarkan interview peneliti dengan anggota komunitas, hasil yang didapatkan mengenai komunikasi guider dengan anggota komunitas dalam meningkatkan motivasi berolahraga adalah guider menggunakan komunikasi verbal dengan memberikan kata-kata positif dan menggunakan komunikasi verbal untuk menyatukan persepsi angota untuk berolahraga, guider berperan sebagai teman dalam memberikan arahan, motivasi setiap anggota dalam mengikuti komunitas adalah memenuhi kekurangan yang dimiliki setiap anggota.
REPRESENTASI NILAI AKIDAH DALAM FILM: (Studi Semiotik Representasi Nilai Akidah dalam Film “Kartini” Karya Hanung Bramantyo) Briliani Rarasati
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film adalah media untuk mengirimkan pesan melalui audio visual. Tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga ada nilai-nilai yang memiliki tujuan untuk pesan propaganda moral, agama, dan politik. Film Kartini yang menceritakan tentang sejarah pahlawan emansipasi wanita, yang juga memiliki nilai-nilai agama tersirat di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanda-tanda nilai-nilai keyakinan (iman) dalam kisah Kartini sampai ia disebut sebagai pahlawan emansipasi perempuan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis semiotik oleh Charles Sanders Pierce: Representamen, Object, dan Interpretant. Subjek penelitian ini adalah film Kartini karya Hanung Bramantyo dan objeknya adalah adegan-adegan yang memiliki nilai-nilai keimanan. Hasil penelitian ini, penulis menemukan representasi nilai-nilai iman melalui enam rukun iman (keyakinan), keyakinan akan keberadaan dan keesaan Tuhan (Allah), keyakinan akan keberadaan Malaikat, keyakinan akan keberadaan kitab-kitab dimana Tuhan adalah penulisnya, kepercayaan akan keberadaan semua Nabi: Muhammad adalah yang terakhir dari mereka, keyakinan akan keberadaan Hari Penghakiman, kepercayaan akan keberadaan takdir Tuhan, yang digambarkan melalui aksi dan dialog dari karakter-karakter yang Mainkan Peran. Dalam film tersebut, Kartini diakui sebagai pahlawan emansipasi wanita, tetapi film itu juga tidak meninggalkan latar belakang Kartini dan orang-orang di sekitarnya yang beragama Islam. Pembuat film ingin menunjukkan nilai-nilai iman (iman) melalui enam bidang keyakinan (iman), keyakinan akan keberadaan dan keesaan Tuhan (Allah), dan keyakinan akan keberadaan buku-buku yang di dalamnya Allah adalah penulisnya.
ADBLOCK SEBAGAI ANCAMAN DIGITAL ADVERTISING Syida Achmad
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran teknologi membuat segala aktivitas menjadi lebih mudah bahkan pekerjaan, belanja, hingga transportasi bisa dilakukan dengan Internet.Hal ini membuat Internet adalah lokasi yang strategis untuk beriklan. Iklan digital tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan internet, akan tetapi beberapa tahun terakhir dapat dilihat bahwa iklan digital menjadi lebih agressif dari biasanya yang menyebabkan netizen mencari cara untuk menghindari iklan digital. Software bernama Adblock muncul dan menjadi pelarian bagi netizen yang merasa dirugikan oleh iklan digital.Akan tetapi kemunculan Adblock menjadi masalah bagi agensi periklanan dan web – web kecil yang bergantung pada Ad-sense. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana bentuk iklan digital yang dapat diterima oleh netizen Adblock. Dari penelitian ini Peneliti menemukan bahwa Iklan digital yang dapat diterima oleh netizen Adblock adalah iklan digital yang tidak agressif, tidak memenuhi space halaman web, posisi iklan tidak mengganggu arah membaca netizen dan muatan iklan digital positif dan bermakna. Penelitian ini juga bertujuan agar ditemukan solusi bagi Agensi periklanan agar dapat membuat iklan digital yang lebih baik.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN PASIEN ANAK DENGAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DI RUMAH SAKIT SITI KHODIJAH SIDOARJO Primatyasta Kiffani Rachmadya
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang penting dan digunakan dalam setiap aspek kehidupan, salah satunya adalah komunikasi di bidang kesehatan. Dari sekian banyak level komunikasi, komunikasi interpersonal sering digunakan dalam komunikasi kesehatan, terlebih dalam menjalin komunikasi antara perawat dengan pasien. Komunikasi interpersonal yang digunakan dalam dunia kesehatan dan memiliki tujuan utama untuk kesembuhan pasien disebut komunikasi terapeutik. Kualitas komunikasi terapeutik perawat dinilai dari aspek rasa hormat, kesungguhan, empati, kepercayaan, kerahasiaan dan konkret. Komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat dalam setiap aspek berupa komunikasi verbal maupun non verbal. Komunikasi terapeutik perawat yang dijalin dengan pasien akan menumbuhkan motivasi pasien untuk sembuh dilihat dari motif sadar dan motif tidak sadar dalam melakukan tindakan atau membuat keputusan terkait proses penyembuhan pasien selama di rumah sakit. Komunikasi terapeutik perawat yang dilakukan perawat pada pasien anak sangat berbeda,dengan komunikasi terapeutik biasa, selain berkomunikasi dengan anak perawat akan melakukan komunikasi dengan orang tua pasien agar anak lebih percaya dan lebih nyaman dengan perawat.

Page 1 of 4 | Total Record : 35