Pendidikan merupakan peran penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, tidak hanya secara intelektual unggul tetapi juga memiliki karakter dan moral yang baik. Pendidikan karakter dan moral dapat membentuk siswa yang beriman, bertanggung jawab, dan memiliki empati serta sikap sosial yang baik. Namun, dalam praktiknya, masalah tetap muncul, seperti proses pembelajaran yang cenderung menekankan aspek kognitif dibandingkan pengembangan karakter, sehingga nilai moral dan disiplin siswa tidak berkembang secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pendidikan karakter dan moral berdasarkan Kurikulum Cinta dalam meningkatkan kompetensi siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Cinta dapat menciptakan suasana pembelajaran yang humanis, meningkatkan motivasi belajar, dan mengembangkan kompetensi siswa secara komprehensif, termasuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Dengan demikian, pendekatan ini merupakan alternatif yang efektif dalam mendukung pembentukan karakter dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2026