Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi ekonomi terhadap ketahanan keluarga dalam perspektif disorganisasi keluarga. Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memengaruhi keharmonisan keluarga, kualitas komunikasi, serta pelaksanaan peran anggota keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 57 responden berusia 17–22 tahun yang terdiri dari 44 perempuan dan 13 laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan sangat setuju bahwa kondisi ekonomi berpengaruh terhadap keharmonisan dan ketahanan keluarga. Tekanan ekonomi yang berkepanjangan dapat memicu konflik rumah tangga, menurunkan kualitas hubungan antar anggota keluarga, hingga menyebabkan perceraian. Selain itu, konflik ekonomi juga berdampak pada kondisi psikologis dan kesejahteraan anak dalam keluarga. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketahanan keluarga dan berpotensi menyebabkan disorganisasi keluarga apabila tidak dapat dikelola dengan baik.
Copyrights © 2026