Artikel ini membahas dinamika sosiologi keluarga dalam bingkai sosial budaya, dengan fokus pada fenomena pernikahan dini sebagai realitas yang memengaruhi kesejahteraan dan struktur keluarga pada masyarakat kontemporer. Keluarga bukan sekadar unit biologis, melainkan institusi sosial yang mentransmisikan nilai budaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan fungsi keluarga dalam sosial budaya diukur dari kemampuan adaptasi pasangan muda terhadap norma yang berlaku serta pemenuhan fungsi edukasi dan ekonomi. Kesimpulannya, sosiologi keluarga berperan vital dalam menjaga stabilitas sosial melalui penguatan fungsi afeksi dan sosialisasi guna meminimalisasi dampak negatif pernikahan dini.
Copyrights © 2026