Qualitative psychological research focuses on understanding the meaning of individuals’ subjective and contextual experiences. However, qualitative data analysis often faces challenges related to researcher subjectivity, which is frequently treated as bias. This article aims to examine reflexive thematic analysis as a data analysis approach in qualitative psychological research. This study employs a conceptual paper approach through a literature-based analysis to develop conceptual and methodological insights into reflexive thematic analysis. The findings indicate that reflexive thematic analysis positions researcher subjectivity as an integral component of the analytical process through continuous reflexivity. This approach enables researchers to identify and interpret patterns of meaning in the data at both explicit and latent levels. Furthermore, reflexive thematic analysis is flexible and not bound by rigid procedures, emphasizing the active role of the researcher in constructing themes. Methodologically, this approach enhances the quality of interpretation by balancing internal reflexivity with external evaluation. Therefore, reflexive thematic analysis offers a relevant and adaptive approach for understanding complex psychological phenomena in qualitative research. ABSTRAK Penelitian psikologi kualitatif berfokus pada pemahaman makna dari pengalaman subjektif individu yang kompleks dan kontekstual. Namun, proses analisis data kualitatif seringkali menghadapi tantangan terkait subjektivitas peneliti yang kerap dipandang sebagai bias. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji analisis tematik reflektif sebagai pendekatan analisis data dalam penelitian psikologi kualitatif. Metode yang digunakan adalah conceptual paper dengan pendekatan kajian literatur untuk mengembangkan pemahaman konseptual dan metodologis terkait analisis tematik reflektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa analisis tematik reflektif menempatkan subjektivitas peneliti sebagai bagian integral dalam proses analisis melalui refleksivitas yang dilakukan secara berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan pola makna data secara mendalam. Selain itu, analisis tematik reflektif bersifat fleksibel dan tidak terikat pada prosedur mekanis, sehingga menekankan peran aktif peneliti dalam mengonstruksi tema. Implikasi metodologis menunjukkan bahwa analisis tematik reflektif dapat meningkatkan kualitas interpretasi data melalui keseimbangan antara refleksivitas internal peneliti dan evaluasi eksternal. Dengan demikian, pendekatan ini menjadi alternatif yang relevan dalam penelitian psikologi kualitatif untuk memahami fenomena psikologis secara komprehensif.
Copyrights © 2026