Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis hubungan antara supervisi pendidikan dan otonomi profesional guru ekonomi dalam mendukung transformasi pembelajaran di era pasca-digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur yang dianalisis secara sistematis menggunakan kerangka PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2020–2025 melalui database Google Scholar, Garuda, dan jurnal terindeks SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik supervisi pendidikan di Indonesia masih didominasi oleh pendekatan administratif dan belum sepenuhnya berfungsi sebagai instrumen pengembangan profesional guru. Di sisi lain, otonomi profesional guru mengalami penguatan melalui kebijakan Kurikulum Merdeka, namun belum diimbangi dengan kesiapan kompetensi dan sistem pendampingan yang memadai. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tuntutan transformasi pembelajaran dengan praktik di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan konsep supervisi transformatif berbasis otonomi profesional sebagai pendekatan yang mampu mengintegrasikan fungsi pembinaan dan pemberdayaan guru secara lebih adaptif. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kerangka konseptual supervisi pendidikan yang relevan dengan dinamika pembelajaran di era pasca-digital.
Copyrights © 2026