Jurnal Penyuuhan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM)
Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat

Peran Karang Taruna dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Limbah Kayu dan Pengembangan Tanaman Hias di Desa Panggungduwet

Ibnu Wahab Manaqib (Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Yuni Puspitasari (Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)
Andina Prasetya (Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia)



Article Info

Publish Date
23 May 2026

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu pendekatan penting dalam mengatasi permasalahan ekonomi pedesaan, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya dan belum optimal dalam memanfaatkan potensi lokal. Desa Panggungduwet, Kabupaten Blitar, menghadapi permasalahan rendahnya pendapatan masyarakat serta minimnya kesadaran dalam mengelola potensi yang tersedia, seperti limbah kayu dan tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran karangtaruna dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan limbah kayu dan pengembangan tanaman hias sebagai upaya optimalisasi perekonomian desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan subjek secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas data. Penelitian ini berfokus pada peran karangtaruna sebagai aktor utama serta pengaruh faktor kondisional dan normatif dalam proses pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karangtaruna berperan strategis sebagai inovator dalam menginisiasi program berbasis potensi lokal. Kegiatan pemberdayaan meliputi pelatihan, penguatan kelembagaan, penerapan teknologi tepat guna seperti greenhouse dan bengkel kayu, serta pengembangan strategi pemasaran produk. Kegiatan tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat partisipasi sosial, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong pemanfaatan limbah kayu secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui karangtaruna merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan perekonomian desa dan kemandirian masyarakat. Pendekatan ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sehingga bersifat berkelanjutan dan dapat diterapkan pada konteks desa lainnya

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPPM

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Penyuluhan Pertanian, Komunikasi Pembangunan, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sosiologi dan Antropologi Pertanian, Manajemen Sumberdaya Manusia, Kepemimpinan dan Kelembagaan Pertanian, Kewirausahaan dan Sistem Inovasi Pertanian, Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Pendidikan dan Media ...