Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD GMIM VIII Tomohon yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes hasil belajar di setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 65,3% dengan rata-rata nilai yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Namun, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang memenuhi standar ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SD GMIM VIII Tomohon.
Copyrights © 2026