Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen di Kelas IV SD Katolik 1 Woloan Magdalena F. Kaunang; Steven Mandey; Handayani Velina Sihotang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas IV SD Katolik 1 Woloan melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV yang terdiri atas 11 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes keterampilan menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa secara signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 66,24% dengan ketuntasan klasikal sebesar 36%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 85,4% dengan ketuntasan klasikal sebesar 96%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa melalui pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Penggunaan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Pada Peserta Didik SD Katolik I Woloan Steven Mandey; Juliana K. Tagupia; Marcelina Sixvani Silalahi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.209

Abstract

Marcelina Sixvani Silalahi. 22 105 147. Penggunaan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Pada Peserta Didik Kelas IV SD Katolik I Woloan. Skripsi, Program Studi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Pembimbing (I). Dra. Juliana K. Tagupia, S.Pd, M.Pd dan pembimbing (II). Steven Mandey, S.Pd, M.Hum. Penelitian ini diarahkan untuk mengoptimalkan penerapan media Quizizz dalam rangka memperbaiki kemampuan menyusun teks prosedural pada siswa kelas IV di SD Katolik I Woloan secara lebih efektif dan terukur. Cara yang dipilih untuk melaksanakan proses ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan merujuk pada kerangka kerja Kemmis & McTaggart, yang mencakup fase perencanaan matang, implementasi tindakan bersamaan dengan pengamatan, serta evaluasi reflektif guna mengidentifikasi berbagai kendala dalam proses pembelajaran di kelas (Ndiung, Helmon, & Nendi, 2021). Subjek kajian melibatkan 25 peserta didik yang terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Proses penghimpunan informasi dilakukan melalui teknik observasi langsung dan pengukuran hasil belajar melalui tes. Hasil pengolahan data memperlihatkan adanya perkembangan signifikan setelah penggunaan media Quizizz. Hal tersebut tampak dari peningkatan nilai rata-rata, yakni dari 32% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Dengan demikian, temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan media Quizizz terbukti efektif dalam memperbaiki keterampilan menulis teks prosedural pada siswa kelas IV SD Katolik I Woloan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Ipas Kelas V SD Inpres 482 Walian Ririn Tifani Br Tarigan; Roos M. S. Tuerah; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.340

Abstract

Riset ini diarahkan untuk mengoptimalkan capaian akademik peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V di SD Inpres 482 Walian, khususnya pada topik krisis lingkungan yang berdampak terhadap keberlangsungan kehidupan, melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL). Pendekatan investigatif yang diterapkan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan skema spiral yang mencakup tahapan perancangan, implementasi tindakan, monitoring, serta refleksi evaluatif, dan dilaksanakan dalam dua putaran siklus pembelajaran. Partisipan penelitian terdiri atas 22 peserta didik kelas V SD Inpres 482 Walian yang meliputi 15 siswa laki-laki serta 7 siswa perempuan. Akuisisi data dilaksanakan melalui teknik observasional dan evaluasi tertulis. Sementara itu, pengolahan data mengacu pada formulasi KB = T/Tt × 100%, dengan KB merepresentasikan persentase ketuntasan belajar, T menunjukkan total skor yang berhasil dicapai peserta didik, dan Tt menggambarkan skor maksimum keseluruhan. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan berdasarkan pencapaian standar KKTP sebesar 75. Temuan empiris pada siklus pertama memperlihatkan tingkat ketuntasan sebesar 65%, sehingga hasil tersebut dinilai belum memenuhi target optimal. Oleh sebab itu, tindakan pembelajaran dilanjutkan pada siklus kedua dan menghasilkan eskalasi performa belajar hingga mencapai 80,54%. Data tersebut mengindikasikan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 482 Walian. Berdasarkan capaian penelitian, direkomendasikan kepada guru kelas V agar mengintegrasikan model Problem Based Learning secara lebih intensif dalam aktivitas pembelajaran karena pendekatan ini terbukti mendorong keterlibatan aktif peserta didik, memperkuat kapasitas berpikir kritis, serta meningkatkan antusiasme belajar di dalam kelas.
Penerapan Probem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SD GMIM VIII Tomohon Tabita Sinaga; Richard D. H. Pangkey; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.352

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD GMIM VIII Tomohon yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes hasil belajar di setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 65,3% dengan rata-rata nilai yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Namun, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang memenuhi standar ketuntasan klasikal yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SD GMIM VIII Tomohon.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri Ampreng Veronika Elisabeth Sengkey; Jeane M. Mangangantung; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Ampreng, pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa, kelas V. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan data hasil yang dicapai. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan Model Problem Based Learning (PBL). Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 62,77% (5 dari 18 siswa). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 86,94% (16 dari 18 siswa). Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS, membangun keaktifan siswa, serta mendorong kemampuan pemecahan masalah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri Ampreng.
Penerapan Model Pembelajaran Demontrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri Kopiwangker Berliana F. Towoliu; Deysti Trifena Tarusu; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Demonstrasi pada siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi teks prosedur, di mana sebagian siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa mencapai 70,62 dengan tingkat ketuntasan 43,75%. Aktivitas siswa berada pada kategori cukup (60%) dan aktivitas guru pada kategori cukup (65%). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 86,56 dan telah melampaui KKTP. Aktivitas siswa meningkat menjadi 80% dengan kategori baik, sedangkan aktivitas guru meningkat menjadi 83,33% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Demonstrasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi teks prosedur siswa kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Model ini membantu siswa memahami materi secara lebih konkret melalui pengamatan dan praktik langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menulis Puisi Siswa Kelas IV SD Lisa M. Hendrik; Juliana M. Sumilat; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar menulis puisi siswa kelas IV SD melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, capaian ketuntasan belajar masih tergolong rendah karena sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami unsur-unsur puisi, memilih diksi yang tepat, serta merevisi hasil tulisan berdasarkan umpan balik. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II melalui penyempurnaan instruksi proyek, bimbingan guru yang lebih intensif, penggunaan contoh puisi, dan kegiatan peer review, terjadi peningkatan yang signifikan sehingga seluruh siswa mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa model PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar menulis puisi karena mendorong siswa untuk berpikir kritis, menganalisis, memecahkan masalah secara kreatif, dan menyelesaikan proyek pembelajaran secara aktif. Dengan demikian, PjBL dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan keterampilan menulis puisi sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran yang lebih kompleks.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen di Kelas IV SD Katolik 1 Woloan Magdalena F. Kaunang; Steven Mandey; Handayani Velina Sihotang
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) siswa kelas IV SD Katolik 1 Woloan melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV yang terdiri atas 11 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes keterampilan menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa secara signifikan. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 66,24% dengan ketuntasan klasikal sebesar 36%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 85,4% dengan ketuntasan klasikal sebesar 96%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa melalui pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Penggunaan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Pada Peserta Didik SD Katolik I Woloan Steven Mandey; Juliana K. Tagupia; Marcelina Sixvani Silalahi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.209

Abstract

Marcelina Sixvani Silalahi. 22 105 147. Penggunaan Media Quizizz Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Pada Peserta Didik Kelas IV SD Katolik I Woloan. Skripsi, Program Studi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Pembimbing (I). Dra. Juliana K. Tagupia, S.Pd, M.Pd dan pembimbing (II). Steven Mandey, S.Pd, M.Hum. Penelitian ini diarahkan untuk mengoptimalkan penerapan media Quizizz dalam rangka memperbaiki kemampuan menyusun teks prosedural pada siswa kelas IV di SD Katolik I Woloan secara lebih efektif dan terukur. Cara yang dipilih untuk melaksanakan proses ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan merujuk pada kerangka kerja Kemmis & McTaggart, yang mencakup fase perencanaan matang, implementasi tindakan bersamaan dengan pengamatan, serta evaluasi reflektif guna mengidentifikasi berbagai kendala dalam proses pembelajaran di kelas (Ndiung, Helmon, & Nendi, 2021). Subjek kajian melibatkan 25 peserta didik yang terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Proses penghimpunan informasi dilakukan melalui teknik observasi langsung dan pengukuran hasil belajar melalui tes. Hasil pengolahan data memperlihatkan adanya perkembangan signifikan setelah penggunaan media Quizizz. Hal tersebut tampak dari peningkatan nilai rata-rata, yakni dari 32% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Dengan demikian, temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan media Quizizz terbukti efektif dalam memperbaiki keterampilan menulis teks prosedural pada siswa kelas IV SD Katolik I Woloan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Ipas Kelas V SD Inpres 482 Walian Ririn Tifani Br Tarigan; Roos M. S. Tuerah; Steven Mandey
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.340

Abstract

Riset ini diarahkan untuk mengoptimalkan capaian akademik peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V di SD Inpres 482 Walian, khususnya pada topik krisis lingkungan yang berdampak terhadap keberlangsungan kehidupan, melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL). Pendekatan investigatif yang diterapkan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan skema spiral yang mencakup tahapan perancangan, implementasi tindakan, monitoring, serta refleksi evaluatif, dan dilaksanakan dalam dua putaran siklus pembelajaran. Partisipan penelitian terdiri atas 22 peserta didik kelas V SD Inpres 482 Walian yang meliputi 15 siswa laki-laki serta 7 siswa perempuan. Akuisisi data dilaksanakan melalui teknik observasional dan evaluasi tertulis. Sementara itu, pengolahan data mengacu pada formulasi KB = T/Tt × 100%, dengan KB merepresentasikan persentase ketuntasan belajar, T menunjukkan total skor yang berhasil dicapai peserta didik, dan Tt menggambarkan skor maksimum keseluruhan. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan berdasarkan pencapaian standar KKTP sebesar 75. Temuan empiris pada siklus pertama memperlihatkan tingkat ketuntasan sebesar 65%, sehingga hasil tersebut dinilai belum memenuhi target optimal. Oleh sebab itu, tindakan pembelajaran dilanjutkan pada siklus kedua dan menghasilkan eskalasi performa belajar hingga mencapai 80,54%. Data tersebut mengindikasikan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 482 Walian. Berdasarkan capaian penelitian, direkomendasikan kepada guru kelas V agar mengintegrasikan model Problem Based Learning secara lebih intensif dalam aktivitas pembelajaran karena pendekatan ini terbukti mendorong keterlibatan aktif peserta didik, memperkuat kapasitas berpikir kritis, serta meningkatkan antusiasme belajar di dalam kelas.