Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap turnover intention mahasiswa dengan stres kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner online terhadap 51 mahasiswa kelas C Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Papua Barat. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dan stres kerja, serta stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Pengujian mediasi melalui Variance Accounted For (VAF) menunjukkan bahwa stres kerja berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh antara beban kerja dan turnover intention. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban akademik dan stres mahasiswa untuk menekan kecenderungan turnover intention di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026