Mario Roberto Labetubun
Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MEDIASI STRES KERJA DALAM PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION Mario Roberto Labetubun
Cakrawala Management Business Journal Vol 9 No 1 (2026): Cakrawala Management Business Journal
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/cm-bj.v9i1.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap turnover intention mahasiswa dengan stres kerja sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner online terhadap 51 mahasiswa kelas C Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Papua Barat. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dan stres kerja, serta stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Pengujian mediasi melalui Variance Accounted For (VAF) menunjukkan bahwa stres kerja berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh antara beban kerja dan turnover intention. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban akademik dan stres mahasiswa untuk menekan kecenderungan turnover intention di perguruan tinggi.
Pengaruh Scarcity Marketing dan Emotional Branding Terhadap Perilaku Impulse Buying Merchandise Seventeen di Kota Makassar Asmiati Asmiati; Lisa Asmira; Mario Roberto Labetubun; Putri Minggu
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 5 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v5i3.8640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh scarcity marketing dan emotional branding terhadap perilaku impulse buying merchandise Seventeen di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan penggemar Seventeen dan pernah membeli merchandise official melalui Weverse atau Pop-Up Store. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan meggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa scarcity marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung sebesar 6,897. Emotional branding juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung 5,051. Secara simultan, scarcity marketing dan emotional branding berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulse buying dengan nilai F hitung sebesar 64,924 dan signifikansi 0,000. Nilai adjusted R Square sebesar 0,574 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan perilaku impulse buying sebesar 57,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi kelangkaan dan keterikatan emosional terhadap merek merupakan faktor penting yang mendorong impulse buying merchandise K-Pop, khususnya pada penggermar Seventeen di Kota Makassar.