Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi gotong royong di kelas IV SD Advent Tondano. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Advent Tondano yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri atas observasi untuk mengukur aktivitas siswa dan guru, serta tes tertulis dalam bentuk esai untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian pada Siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 65 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 55%, yang berarti belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan yaitu 75. Keterlaksanaan aktivitas siswa mencapai 57,81% (kategori kurang) dan aktivitas guru sebesar 67,18% (kategori cukup). Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II dengan mengoptimalkan sintaks PBL dan meningkatkan intensitas bimbingan kelompok, rata-rata hasil belajar siswa meningkat secara signifikan menjadi 84 dengan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 95%. Selain itu, persentase aktivitas siswa meningkat menjadi 87,5% (kategori sangat baik) dan aktivitas guru mencapai 92,18% (kategori sangat baik). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada materi gotong royong siswa kelas IV SD Advent Tondano.
Copyrights © 2026