Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period

Hubungan Beban Kerja Perawat dengan Kepatuhan terhadap Prinsip Tujuh Benar dalam Pemberian Obat pada Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Sigli: Studi Cross-Sectional

Rizal Akmal (Departemen Keperawatan, Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains, Universitas Bumi Persada, Kota Lhokseumawe, Indonesia)
Fauziah Fauziah (ns.fauziah1982@gmail.com)
Syamsul Bahri (Departemen Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains, Universitas Bumi Persada, Kota Lhokseumawe, Indonesia)
Fitriani Fitriani (Departemen Informatika Medis, Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains, Universitas Bumi Persada, Kota Lhokseumawe, Indonesia)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2026

Abstract

Kesalahan pemberian obat masih menjadi masalah utama dalam keselamatan pasien, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk beban kerja perawat. Penerapan prinsip tujuh benar merupakan upaya penting dalam mencegah medication error. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja perawat dengan ketepatan penerapan prinsip tujuh benar dalam pemberian obat. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 46 perawat diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner beban kerja dan lembar observasi prinsip tujuh benar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan p < 0.05. Sebagian besar perawat memiliki beban kerja sedang (60.87%) dan patuh dalam penerapan prinsip tujuh benar (56.52%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan penerapan prinsip tujuh benar (p = 0.002) dengan koefisien korelasi -0.454 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sedang. Terdapat hubungan beban kerja perawat dengan ketepatan penerapan prinsip tujuh benar dalam pemberian obat dengan penurunan tingkat kepatuhan.

Copyrights © 2026