Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perhitungan Break Even Point (BEP) dalam mengoptimalkan laba pada usaha mikro Seblak Aa’. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengoptimalan laba dengan analisis Break Even Point (BEP) pada usaha mikro Seblak Aa’ menggunakan data biaya tetap, biaya variabel, total produksi dan total penjualan pada bulan Januari sampai Desember tahun 2024. Data yang digunakan diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi yang terkait dengan masalah yang diteliti. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deksriptif. Hasil dari penelitian ini Seblak Aa’ menunjukkan efisiensi biaya variabel yang tinggi dengan margin kontribusi sebesar Rp13.312 per unit dan rasio margin kontribusi 70,06% per bulan. Dari penelitian ini diketahui titik impas Seblak Aa’ berada pada penjualan 174 unit atau Rp3.295.360 perbulan. Margin keamanan yang berada di atas titik impas menandakan bahwa Seblak Aa’ dapat terhindar dari kerugian. Sedangkan untuk mencapai laba Rp3.000.000 perbulan, Seblak Aa’ perlu memaksimalkan penjualanya sebanyak 399 unit atau Rp7.581.000 Seblak Aa’ dapat dianggap memiliki profitabilitas yang stabil apabila mampu mempertahankan penjualan di atas 174 unit secara konsisten.
Copyrights © 2026