Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi ABSA (Ayo Belajar Sinonim dan Antonim) dengan fokus pada analisis kelayakan dan kepraktisan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang dibatasi sampai tahap implementasi, meliputi analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 5 Rahtawu dengan uji coba skala kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa aplikasi ABSA memperoleh kategori sangat layak dari ahli media dan ahli materi. Uji kepraktisan menunjukkan respon guru dan siswa memperoleh kategori sangat layak. Dengan demikian, aplikasi ABSA dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu siswa memahami sinonim dan antonim serta memperkaya kosakata Bahasa Indonesia melalui pendekatan berbasis kearifan lokal. Namun, penelitian ini masih terbatas pada uji coba skala kecil dan belum sampai pada tahap evaluasi jangka panjang, sehingga efektivitas aplikasi dalam konteks yang lebih luas perlu diteliti lebih lanjut. Secara praktis, aplikasi ABSA dapat digunakan sebagai media pendukung pembelajaran kosakata di kelas maupun belajar mandiri siswa berbasis perangkat Android.
Copyrights © 2026