Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi dalam film Blood & Gold dengan tujuan mengidentifikasi jenis ilokusi dan menjelaskan fungsi komunikatifnya dalam konteks konflik perang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantifikasi sederhana. Sumber data berupa dialog berbahasa Jerman dalam film Blood & Gold yang ditranskripsi, diberi kode, dan diklasifikasikan berdasarkan teori tindak tutur John Searle, meliputi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil verifikasi terhadap 854 tuturan menunjukkan bahwa tindak tutur direktif merupakan kategori paling dominan, yaitu 336 data (39,34%), diikuti asertif sebanyak 331 data (38,76%), ekspresif sebanyak 137 data (16,04%), komisif sebanyak 43 data (5,04%), dan deklaratif sebanyak 7 data (0,82%). Dominasi direktif dan asertif memperlihatkan bahwa komunikasi dalam film ini bergerak pada dua poros utama, yakni pengendalian tindakan dan pengelolaan informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa konteks perang membentuk pola komunikasi yang koersif, cepat, hierarkis, dan sarat tekanan emosional. Secara praktis, hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran pragmatik dan bahasa Jerman berbasis dialog autentik.
Copyrights © 2026