Sampah menjadi salah satu isu lingkungan yang memerlukan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya secara terorganisasi. Bank sampah hadir sebagai solusi alternatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya berfungsi mengurangi sampah, akan tetapi membangun kesadaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sampah di Bank sampah Tunjung Seto di Desa Bae, Kabupaten Kudus berdasarkan perspektif POAC George Terry yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola bank sampah dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi planning dilakukan melalui penyusunan program pengelolaan sampah dan penjadwalan kegiatan bank sampah. Fungsi organizing terlihat dari koordinasi dan pembagian tugas antar pengurus. Fungsi Actuating dilihat dari pelaksanaan kegiatan pengelolaan di bank sampah serta kegiatan edukasi kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan. Fungsi controlling melalui adanya evaluasi rutin terhadap pelaksanaan kegiatan serta partisipasi masyarakat. Implementasi fungsi manajemen ini mendukung keberlanjutan pengelolaan bank sampah sebagai upaya dalam meningkatkan sadar lingkungan di kalangan masyarakat Desa Bae, Kabupaten Kudus.
Copyrights © 2026