Kekerasan berbasis gender terhadap anak dan remaja merupakan masalah sosial yang serius di Indonesia. Minimnya pemahaman pelajar tentang bentuk-bentuk kekerasan, diskriminasi, dan prosedur pelaporan menjadi tantangan utama dalam upaya pencegahan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran pelajar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Batu mengenai keadilan gender, perlindungan anak, pencegahan kekerasan berbasis gender, dan prosedur pelaporan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Februari 2026 di Cafe Lacoco dengan melibatkan peserta dari anggota dan pengurus IPM tingkat SMP dan SMA se-Kota Batu. Metode kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan refleksi bersama. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang bentuk-bentuk kekerasan non-fisik, pentingnya prosedur pelaporan yang jelas, dan peran organisasi pelajar dalam pencegahan kekerasan. Kegiatan ini bersifat transformatif, tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga mendorong perubahan kesadaran, sikap, dan keberanian peserta untuk mengambil tindakan dalam mencegah kekerasan dan mendukung korban. Kesimpulannya, pemberdayaan pelajar melalui edukasi gender dan perlindungan anak terbukti efektif dalam membangun generasi pelajar yang peduli terhadap keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.
Copyrights © 2026