Penelitian ini menganalisis praktik hegemoni, tingkatan hegemoni, bentuk perlawanan, dan pembatasan kehidupan masyarakat dalam film Barakah Yuqābil Barakah yang disutradarai oleh Mahmoud Sabbagh. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif dengan memanfaatkan teori hegemoni yang dikemukakan Antonio Gramsci. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari dialog dan adegan yang merepresentasikan praktik hegemoni, tingkatan hegemoni, bentuk perlawanan, dan pembatasan kehidupan masyarakat. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik hegemoni terlihat melalui norma-norma sosial dan keagamaan, salah satunya menghalangi interaksi lawan jenis di ruang publik. Tingkatan hegemoni juga terlihat dari masih adanya pengaruh norma sosial dalam kehidupan. Bentuk perlawanan yang ditemukan meliputi perlawanan yang bersifat pasif dan humanistik. Perlawanan pasif dapat terlihat dari ungkapan protes secara verbal, sementara perlawanan humanistik terlihat melalui kritik dan diskusi mengenai nilai-nilai yang dominan. Sedangkan salah satu pembatasan kehidupan masyarakat terlihat dari keterbatasan dalam berinteraksi dan menjalin hubungan. Film ini menunjukkan bagaimana hegemoni berfungsi dan upaya tokoh untuk melawan batasan-batasan tersebut.
Copyrights © 2026