Seribu hari pertama kehidupan (1.000 HPK) merupakan periode kritis untuk pencegahan stunting; namun, pengetahuan ibu yang terbatas tetap menjadi tantangan di daerah dengan akses terbatas terhadap informasi kesehatan, seperti Subulussalam, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan berbasis booklet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil pada 1.000 hari pertama kehidupan menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen kuasi eksperimental yang melibatkan 84 ibu hamil trimester pertama. Peserta ditugaskan ke kelompok intervensi yang menerima pendidikan berbasis booklet dan kelompok kontrol yang menerima pendidikan berbasis ceramah. Tingkat pengetahuan dinilai sebelum dan sesudah intervensi dan dianalisis menggunakan tes Wilcoxon Signed-Rank dan Mann-Whitney U. Skor pengetahuan meningkat secara signifikan pada kedua kelompok, dengan peningkatan yang lebih besar diamati pada kelompok intervensi (perbedaan rata-rata = 5,12; p < 0,001) dibandingkan dengan kelompok kontrol (perbedaan rata-rata = 2,64; p < 0,001). Perbedaan yang signifikan antarkelompok dikonfirmasi (U = 503.000; p = 0.001). Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis booklet lebih efektif daripada metode berbasis ceramah dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang 1.000 hari pertama kehidupan dan merupakan strategi praktis untuk mendukung pencegahan stunting di lingkungan sumber daya rendah.
Copyrights © 2026