Siti Hardianti
Departemen Kebidanan, Program Magister, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Edukasi Booklet tehadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Puskesmas Simpang Kiri dan Puskesmas Rundeng Kota Subulussalam Tahun 2024 Siti Hardianti; Gunarmi; Fitriani Mediastuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i03.4467

Abstract

Seribu hari pertama kehidupan (1.000 HPK) merupakan periode kritis untuk pencegahan stunting; namun, pengetahuan ibu yang terbatas tetap menjadi tantangan di daerah dengan akses terbatas terhadap informasi kesehatan, seperti Subulussalam, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan berbasis booklet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil pada 1.000 hari pertama kehidupan menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen kuasi eksperimental yang melibatkan 84 ibu hamil trimester pertama. Peserta ditugaskan ke kelompok intervensi yang menerima pendidikan berbasis booklet dan kelompok kontrol yang menerima pendidikan berbasis ceramah. Tingkat pengetahuan dinilai sebelum dan sesudah intervensi dan dianalisis menggunakan tes Wilcoxon Signed-Rank dan Mann-Whitney U. Skor pengetahuan meningkat secara signifikan pada kedua kelompok, dengan peningkatan yang lebih besar diamati pada kelompok intervensi (perbedaan rata-rata = 5,12; p < 0,001) dibandingkan dengan kelompok kontrol (perbedaan rata-rata = 2,64; p < 0,001). Perbedaan yang signifikan antarkelompok dikonfirmasi (U = 503.000; p = 0.001). Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis booklet lebih efektif daripada metode berbasis ceramah dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang 1.000 hari pertama kehidupan dan merupakan strategi praktis untuk mendukung pencegahan stunting di lingkungan sumber daya rendah.