Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator fundamental derajat kesehatan masyarakat. Di RS X Kediri, AKB tahun 2024 tercatat sebesar 11,29 per 1.000 kelahiran hidup, yang berada di bawah ambang batas SDGs namun masih di atas target nasional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dominan yang berkontribusi pada kematian neonatal di RS X Kediri tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling terhadap 16 dokumen rekam medis bayi yang meninggal usia 0–28 hari. Hasil: Seluruh kematian neonatal (100%) terjadi pada periode neonatal dini (0–6 hari). Faktor risiko dominan adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebesar 88%. Penyebab kematian utama adalah Asfiksia Berat (Severe Birth Asphyxia) sebanyak 38%, yang jika dikombinasikan dengan gangguan pernapasan lainnya mencapai 70% kasus. Kesimpulan: Kematian neonatal di RS X Kediri sangat dipengaruhi oleh kondisi bayi saat lahir dan kualitas penanganan segera setelah persalinan. Diperlukan peningkatan kualitas layanan resusitasi neonatal dan penguatan deteksi dini pada ibu hamil risiko tinggi
Copyrights © 2026