MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Vol 6, No 7 (2026): Volume 6 Nomor 7 (2026)

Hubungan Stunting Dengan Perkembangan Anak Usia Batita

Ahsan Fillah El Faiz (Universitas Medika Suherman)
Nadia Luthfi Rahman (Universitas Medika Suherman)
Yulta Kadang (Universitas Medika Suherman)
Beatrix Elizabeth (Universitas Medika Suherman)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Stunting is a condition of growth retardation caused by chronic nutritional deficiencies over a prolonged period, resulting in a child’s height being lower than that of peers of the same age. This condition is considered a serious public health issue as it is associated with an increased risk of morbidity and mortality among children. This study aims to identify the relationship between stunting and child development, which includes aspects of gross motor skills, fine motor skills, language and speech abilities, social interaction, and independence among toddlers in the working area of Cikarang Utara Public Health Center, Bekasi Regency. The research employed a quantitative approach with a correlational design and a cross-sectional method. The study population consisted of 1,945 toddlers, with a sample of 96 children determined using the Slovin formula and selected through a non-probability purposive sampling technique. Data collection utilized the Developmental Pre-Screening Questionnaire (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan/KPSP), and data analysis was conducted using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between stunting and child development across several domains, namely gross motor skills (p=0.028; PR=1.483; CI=1.042–2.109; CC=0.240), fine motor skills (p=0.020; PR=1.580; CI=1.070–2.335; CC=0.251), language and speech (p=0.022; PR=1.435; CI=1.048–1.996; CC=0.248), as well as socialization and independence (p=0.044; PR=1.448; CI=1.015–2.066; CC=0.222). Based on these findings, it can be concluded that stunting has a significant correlation with child development across multiple domains, including motor, language, and socio-independence aspects. Keywords: Stunting, Toddler Development.  ABSTRAK Stunting merupakan suatu kondisi terhambatnya pertumbuhan yang disebabkan oleh defisiensi gizi kronis dalam jangka waktu panjang, yang berdampak pada tinggi badan anak yang lebih rendah dibandingkan dengan anak seusianya. Keadaan ini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius karena berhubungan dengan peningkatan risiko morbiditas, mortalitas dan kematian pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kejadian stunting dan perkembangan anak yang meliputi aspek motorik kasar, motorik halus, kemampuan berbahasa dan berbicara, interaksi sosial, serta kemandirian pada anak usia batita di wilayah kerja Puskesmas Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian terdiri atas 1.945 anak batita, dengan jumlah sampel sebanyak 96 anak yang ditentukan menggunakan rumus Slovin serta diambil melalui teknik non-probability purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara stunting dan perkembangan anak pada berbagai aspek, yakni motorik kasar (p=0,028; PR=1,483; CI=1,042–2,109; CC=0,240), motorik halus (p=0,020; PR=1,580; CI=1,070–2,335; CC=0,251), bahasa dan bicara (p=0,022; PR=1,435; CI=1,048–1,996; CC=0,248), serta sosialisasi dan kemandirian (p=0,044; PR=1,448; CI=1,015–2,066; CC=0,222). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kejadian stunting memiliki korelasi yang signifikan dengan perkembangan anak dalam berbagai domain, meliputi kemampuan motorik, bahasa, serta aspek sosial dan kemandirian. Kata Kunci: Stunting, Perkembangan Anak Usia Batita.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MAHESA

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health

Description

MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil ...