Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam upaya peningkatan kualitas generasi muda. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dapat berdampak pada perilaku berisiko seperti pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, dan penyakit menular seksual. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 14 Bandar Lampung dengan sasaran siswa-siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan ceramah, diskusi, serta pre test dan post test menggunakan media powerpoint dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan. Hal ini terlihat dari peningkatan skor rata-rata post test dibandingkan pre test. Kesimpulan kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan reproduksi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Disarankan agar kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026