Komposit berpenguat serat alam dapat digunakan sebagai alternatif pengganti ubin yang berasal dari batu granit. Serat sabut kelapa dan kayu sengon laut bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan komposit. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit yaitu dengan menggunakan komposit tipe sandwich. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat mekanik komposit sandwich dengan skin serat sabut kelapa dan core kayu sengon laut sebagai material pembuatan ubin. Variasi panjang serat yang digunakan yaitu panjang serat 20 mm, 40 mm, dan 60 mm. Tebal core kayu sengon laut sebesar 4 mm. Matriks yang digunakan yaitu resin unsaturated polyester 157 BQTN-EX dengan katalis MEPOXE sebesar 2%. Serat sabut kelapa diberi perlakuan alkali dengan cairan NaOH sebesar 5% selama 2 jam. Fraksi volume serat sebesar 50%. Pembuatan komposit sandwich menggunakan metode press hand lay up. Pengujian uji bending mengacu pada standar ASTM D790 dan pengujian impak charpy mengacu pada standar ASTM D6110. Hasil pengujian bending tertinggi terdapat pada komposit sandwich variasi panjang serat 40 mm dengan nilai tegangan bending sebesar 48,59 N/mm², nilai modulus elastisitas sebesar 858,71 MPa, dan momen bending sebesar 6,95 N.mm. Hasil pengujian impak charpy tertinggi terdapat pada komposit sandwich variasi panjang serat 40 mm dengan nilai energi serap sebesar 2,55 J dan nilai ketangguhan impak sebesar 0,0253 J/mm². Kata Kunci: komposit sandwich, serat sabut kelapa, kayu sengon laut, hand lay up.
Copyrights © 2026