Museum Radya Pustaka merupakan salah satu museum tertua yang ada di Indonesia. Potensi tersebut menarik wisatawan mancanegara maupun domestik untuk menjadikan Museum Radya Pustaka sebagai objek wisata pendidikan dan sumber belajar sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen dan koleksi di Museum Radya Pustaka, pemanfaatan Museum Radya Pustaka sebagai Wisata pendidikan dan sumber belajar sejarah. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Museum Radya Pustaka telah menerapkan fungsi manajemen POAC secara cukup baik. Pada tahap planning, setiap kegiatan telah direncanakan secara sistematis. Organizing ditunjukkan melalui pembagian tugas yang jelas Actuating dilakukan melalui pelaksanaan program edukasi, konservasi, promosi, serta peningkatan profesionalisme staf. Sementara itu, controlling dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi kegiatan, pengawasan keamanan, serta survei pengunjung. Pengelolaan koleksi meliputi pengadaan, registrasi, inventarisasi, penelitian, serta perawatan dan konservasi yang melibatkan kerja sama dengan pihak eksternal. Selain itu, Museum Radya Pustaka telah berkembang sebagai wisata edukasi yang memenuhi prinsip 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary), terlihat dari meningkatnya kunjungan pelajar, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, serta penyediaan fasilitas informasi yang memadai. Museum ini juga berperan sebagai sumber belajar sejarah melalui pemanfaatan koleksi benda dan tulisan, kegiatan penelitian, kunjungan edukatif, serta program magang bagi pelajar dan mahasiswa.
Copyrights © 2026