Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Vol 20, No 2 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah

STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA CANDI GEDONG SONGO DI KABUPATEN SEMARANG

Ulin Nuha Bena Arwani (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia)
Suwarti Suwarti (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

AbstrakCandi Gedong Songo di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang merupakan salah satu destinasi wisata budaya, sejarah, dan ekowisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Keberadaan peninggalan sejarah berupa kompleks candi Hindu abad ke-8 serta panorama alam pegunungan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan strategi pengembangan Candi Gedong Songo sebagai destinasi wisata di Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Candi Gedong Songo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan destinasi wisata masih dilakukan secara perseorangan atau berbasis masyarakat sehingga belum memiliki struktur organisasi yang jelas dan sistem pengelolaan yang optimal. Promosi wisata masih terbatas pada penggunaan media sosial sederhana dan Google Maps. Selain itu, fasilitas penunjuk arah menuju lokasi wisata masih kurang memadai, sementara sarana dan prasarana wisata masih memerlukan peningkatan kualitas. Meskipun demikian, Candi Gedong Songo memiliki potensi besar melalui daya tarik sejarah, pemandangan alam, dan sumber air panas yang diminati wisatawan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembentukan struktur organisasi pengelola, peningkatan kualitas fasilitas wisata, penguatan strategi promosi digital, serta perencanaan pengembangan destinasi secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan daya saing wisata daerah.Kata Kunci:  Strategi; Pengembangan; Destinasi; Wisata; BudayaAbstractGedong Songo Temple is one of the cultural, historical, and ecotourism destinations with significant potential for tourism development in Semarang Regency. The existence of an 8th century Hindu temple complex combined with mountainous natural scenery serves as the main attraction for visitors. This study aims to analyze the management and development strategies of Gedong Songo Temple as a tourism destination in Semarang Regency. The research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews and documentation as data collection techniques. The informants consisted of tourism managers and visitors at the Gedong Songo tourism area. The findings indicate that tourism management is still conducted individually and community based, resulting in the absence of a clear organizational structure and optimal management system. Tourism promotion remains limited to simple social media platforms and Google Maps. In addition, directional signage and tourism facilities are still inadequate and require improvement. However, Gedong Songo Temple possesses strong tourism potential through its historical value, natural landscape and hot spring attractions favored by tourists. This study recommends establishing a formal management organization, improving tourism facilities and infrastructure, strengthening digital tourism promotion, and implementing sustainable destination development planning to enhance regional tourism competitiveness.Keywords:  Strategy; Development; Destination; Tourism; Culture

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kepariwisataan

Publisher

Subject

Arts Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Social Sciences

Description

Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel atau naskah yang berorientasi pada bidang kepariwisataan, dimana naskah atau artikel tersebut belum pernah dipublikasikan di media lain atau sedang dikirim ke penerbit lain. Artikel atau naskah yang dipublikasikan adalah hasil ...