Mahasiswa dengan peran ganda sebagai atlet dan pelatih menghadapi tantangan signifikan dalam menyeimbangkan tuntutan akademik, aktivitas olahraga, dan pengembangan karier. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen waktu, dinamika peran ganda, serta pembentukan daya saing karier mahasiswa Universitas Surabaya yang berperan sebagai student-athlete sekaligus pelatih di Cahaya Lestari Surabaya (CLS). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan triangulasi data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Partisipan dipilih secara purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif, memiliki pengalaman minimal sepuluh tahun sebagai atlet dan satu tahun sebagai pelatih di CLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu berperan krusial dalam menjaga keseimbangan akademik dan nonakademik. Meskipun peran ganda memunculkan tantangan berupa kelelahan, akumulasi tugas, dan pola hidup yang kurang teratur, pengalaman tersebut secara simultan membentuk disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menetapkan prioritas. Selain itu, pengalaman sebagai atlet dan pelatih berkontribusi pada peningkatan daya saing karier melalui penguatan kompetensi non-teknis yang diakui oleh pengguna lulusan. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan institusi pendidikan, klub olahraga, dan dunia industri dalam menciptakan sistem pembinaan yang terintegrasi antara pendidikan, olahraga, dan karier profesional
Copyrights © 2026