Penelitian ini menganalisis tren perkembangan kajian konstitusi dan ketatanegaraan di Indonesia melalui pendekatan bibliometrik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dasar publikasi yang terindeks dalam database Scopus pada periode 2023–2025. Data dikumpulkan menggunakan kata kunci terkait constitutional law, constitutionalism, constitutional court, democracy, judicial review, dan governance. Sebanyak 130 artikel teridentifikasi dan dianalisis menggunakan Biblioshiny dan VOSviewer untuk melihat tren publikasi, jurnal dominan, penulis produktif, afiliasi institusi, kolaborasi negara, serta perkembangan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pertumbuhan signifikan dengan tingkat pertumbuhan tahunan 13,7%, dengan puncak publikasi terjadi pada tahun 2025. Journal of Indonesian Legal Studies dan Constitutional Review menjadi sumber publikasi yang paling dominan, sedangkan Universitas Airlangga merupakan institusi paling produktif. Indonesia tercatat sebagai negara dengan kontribusi tertinggi, dengan kolaborasi internasional bersama Amerika Serikat, Australia, dan Malaysia. Analisis kata kunci menunjukkan tema utama seperti demokrasi, constitutional court, judicial review, dan election, disertai topik baru yang menggambarkan berkembangnya kajian konstitusi yang semakin multidisipliner.
Copyrights © 2026