Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria seperti, siswa yang memiliki gadjet dan hasil belajar tinggi, sedang, dan rendah, sehingga sampel sebanyak 30 siswa. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur intensitas penggunaan gadget. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas untuk mengetahui distribusi data penelitian. Uji korelasi Pearson Product Moment digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Uji signifikansi digunakan untuk mengetahui kekuatan hubungan secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara intensitas penggunaan gadget dengan hasil belajar siswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan gadget maka cenderung semakin rendah hasil belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget perlu dikendalikan pada siswa sekolah dasar. Meskipun demikian, gadget juga dapat memberikan dampak positif jika digunakan secara tepat. Peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengarahkan penggunaan gadget. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.
Copyrights © 2026