PISA menunjukkan bahwa literasi sains dan keterampilan proses sains masih rendah di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini untuk menguji efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis lingkungan dalam meningkatkan keterampilan proses sains (KPS) siswa kelas IV dalam konteks pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest-posttest control group. Sampel penelitian 34 siswa kelas IV SD. Instrumen penelitian berupa tes KPS yang telah divalidasi oleh ahli dan diuji secara empiris, dengan hasil menunjukkan seluruh butir soal valid dan memiliki reliabilitas sangat tinggi (? = 0,937). Analisis data menggunakan uji N-gain dan independent sampel t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan KPS pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi (N-Gain = 0,73), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (N-Gain = 0,31), serta terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,001 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi langsung dengan lingkungan mampu mengoptimalkan pengembangan KPS sekaligus mengatasi keterbatasan pembelajaran yang berpusat pada guru. Impact temuan ini menunjukkan bahwa integrasi eksplorasi lingkungan berdampak pada peningkatan keterlibatan siswa dalam proses ilmiah dan menjadi solusi atas rendahnya keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar
Copyrights © 2026