Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman belajar mengajar siswa dan guru di lingkungan SD Islam Hasanuddin 04 Semarang, terutama berkaitan dengan strategi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan serta respon siswa terhadap pendekatan pembelajaran yang digunakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap siswa serta guru sebagai informan pendukung. Penelitian dilaksanakan pada 29 Januari sampai 6 Februari 2026 dengan subjek utama 17 siswa. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, first cycle coding, second cycle coding, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar siswa terbentuk melalui aktivitas mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan belajar mandiri. Hambatan yang muncul meliputi kesulitan memahami materi, kurang fokus, mudah bosan, rasa malu bertanya, takut salah, keterbatasan media, dan kondisi kelas yang kurang kondusif. Guru mengatasi hambatan melalui pengulangan penjelasan, bimbingan tambahan, metode bervariasi, pendekatan kontekstual, penggunaan contoh konkret, dan motivasi belajar. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman belajar yang bermakna memerlukan interaksi positif, strategi adaptif, dan lingkungan kelas yang mendukung.
Copyrights © 2026