Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Tingginya angka kejadian leptospirosis salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan leptospirosis melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan disertai pemberian leaflet sebagai media edukasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode pretest dan posttest kepada 20 responden masyarakat Dusun Tempel. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat setelah diberikan penyuluhan, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 25% menjadi 80%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p = 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit leptospirosis. Diharapkan kegiatan edukasi kesehatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyakit leptospirosis.
Copyrights © 2026