Deforestasi hutan demi ekspansi perkebunan kelapa sawit di Indonesia, telah mencapai tahap yang serius dan mengkhawatirkan. Pasalnya, deforestasi hutan ini menyebabkan degradasi ekosistem yang berdampak bagi kelangsungan hidup segala jenis tumbuhan, binatang, bahkan manusia itu sendiri. Berbagai bencana alam yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini, seperti banjir dan longsor, menjadi tanda bahwa keserakahan manusia dalam mengeksploitasi alam telah merusak tatanan kehidupan dan ciptaan Tuhan lainnya. Artikel ini bertujuan membedah permasalahan ekspansi perkebunan kelapa sawit dalam terang filsafat abad pertengahan, secara khusus dari perspektif konsep Amor Dei (cinta kepada Tuhan) dan Amor Sui (cinta diri) yang dicetuskan oleh Agustinus dari Hippo. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif deskriptif-analitis dan studi kepustakaan. Artikel ini berusaha merefleksikan pergeseran orientasi cinta manusia dan pengaruhnya terhadap etika ekologis.
Copyrights © 2026